Ramadan Kareem to you all.
Puasa tahun ini suasananya benar-benar berbeda. Tak nampak surau yang ramai dengan lantunan agung untuk-Nya. Tak terbentuk barisan salat tarawih yang meluap ke jalan.
Semua hal ini terjadi lantaran pandemi yang melanda negeri ini. Juga dunia.
Tampilkan postingan dengan label Life's Chains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life's Chains. Tampilkan semua postingan
Kamis, 23 April 2020
Kamis, 21 Januari 2016
Jurnalis Dadakan
Sudah menjadi
tradisi kalau menjelang UAS, tugas bertebaran di mana-mana. Sama halnya dengan
hal yang baru aja gue lakuin hari ini; membuat satu video liputan untuk tugas
Ilmu Pengantar Jurnalistik, pada tanggal 21 Januari 2016.
Gue termasuk ke
dalam kelompok empat di mana personelnya terdiri dari: Berry, Kak Irwan, Mia
dan Gue. Dari pagi sampai ketemu sore, kami jalan-jalan di tiga kota, dua
provinsi dan satu negara.
Label:
2016,
About Author,
Chance in Life,
Colleges,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Linguistics,
Literatures,
Minded Words,
Mixed,
New Entry,
School,
True Story,
What Matter
Minggu, 18 Oktober 2015
Smile, You're Beautiful
“Ih Na, lo gendutan. Gue sampe
pangling.”
“Kayanya kamu lebih berisi ya.”
Gue tahu kalau gue pasti akan
mednapat teguran seperti itu ketika gue masuk kuliah. Yap, gue akui, gue
gendutan. Lagian juga orang kerjaan gue selama liburan ngga lebih dari ngerjain
pekerjaan rumah and madur-madur(makan tidur). Hahaha. Padahal gue udah buat
janji kalau gue mesti kurusan pas liburan. Tapi nyatanya, uh jangan ditanya :D
yang ada gue malah tambah melar. Hahaha.
Dan kata-kata di atas pun
akhirnya keluar juga dari mulut orang-orang di kelas yang ngga sengaja papasan sama
gue di minimarket. Katanya mereka pangling. Yahaha, segitu gendutnya kah gue?
:D
Sejujurnya ada sedikit perasaan
kecewa ketika gue mendengar seseorang yang ngomong kaya gitu ke gue. Terlebih dia
sendiri memiliki bodi yang langsing. bukan, gue bukan iri. Tapi kaya, yaudahlah
sih, bodi-bodi gue ini ya ‘kan. Dan mereka ngga tahu kali ya kalau perkataan
mereka sesungguhnya juga mampu jadi perontok mental. Ya iyalah, cewe kalau
dibilang seperti itu, mental dia bakal drop cuy. Dan bukannya dia jadi tambah
kurus, dia malah makin banyak makannya. Kaya gue! Haha. Setiap ada orang yang bilang kaya gitu ke
gue, di depan gue Cuma bisa senyum, eh di belakang; gue stress dan langsung
makan apapun yang bisa dimakan. Kata siapa orang stress bisa kurus? Nah gue kaga tuh.
Jadi, semuanya pun kembali pada
diri kita masing-masing. as always. Yah, tapi mau bodi kita langsing, gemuk,
kurus, tinggi, pendek, sedeng; yang penting mah sehat ya. dan bahagia. Haha. Dengan
gue yang sekarang, gue cukup bahagia. Malah gue sangat bersyukur. Gue yang
seperti ini juga bukan hanya campur tangan gue seorang melainkan juga campur
tangan dari Allah SWT.
Girls, you’re beautiful. Just the
way you are.
Pamulang, October 19, 2015.
Label:
2015,
About Author,
Colleges,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Minded Words,
Mixed,
New Entry,
True Story,
What Matter
Senin, 06 April 2015
Always
astaga.... akhirnya setelah dikebut selama tiga hari, tugas analisis novel selesai juga.............. yah, gue akuin. gue emang lambat dalam mengerjakan tugas. sok-sokan gabis menunda tugas tapi proses pengerjaannya lelet bener...hoo!!! yah abis mau gimana lagi? emang dari sananya gue disetel kaya begini. lalu, ada satu kejadian yang gak gue suka terjadi pada gue. duh, sebenarnya gue males banget nyeritainnya. ini berhubungan sama bubur. ya, soal bubur.
Label:
2015,
About Author,
Broken,
Chance in Life,
False Hope,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
LOVESICKS,
Minded Words,
Mixed,
True Story,
What Matter
Sabtu, 04 April 2015
My Thoughts, My Memories, My Will.
SUPER SHOW 6 IN JAKARTA, CONFIRMED!!
DUARRRRRRRRRR!!
rasanya kaya disambar milyaran voltase listrik tepat mengenai seluruh tubuh. jantung gue pun rasanya mau copot dari rongga dada. jiwa gue udah di awang-awang gitu. huah :( jadi kenapa gue bisa kaya gitu? jawabannya simpel. karena gue shock berat ngeliat price-list SUPER SHOW 6 in Jakarta. kampret!!!!! paling murahharga tiketnya Rp 1.250k!!! itu paling murah?! coba bayangin, bagaimana bisa price segitu dibilang murah?! oh man! gue harus gimana lagi coba buat dapetin duit segitu? gue ngumpulin setengah dari itu aja belom kesampean... ya allah. berat nian cobaan yang hamba pikul ini :(
Label:
2015,
About Author,
Chance in Life,
Concert Review,
Just Inspiring,
Just Writting,
KPOP,
Life goes by,
Life's Chains,
LOVESICKS,
Minded Words,
Mixed,
My Future's Life,
Seoul,
True Story,
What Matter
Minggu, 29 Maret 2015
OBSTACLE
kekosongan dalam hidup akhirnya gue rasain. kaya gelas yang gaj pernah diisi setetes air. hampa. kosong. well, tetapi gue gak akan meratapi akan kekosongan itu. justru harusnya gue tuh bangkit dari kekosongan itu. beralih untuk mengisi space kosong itu dengan hal2 yang unik. jiah.........
gue kuliah. alhamdulillah, gue bisa kuliah. sekarang lagi jalan dua semester. apakah ada kendala? tentu saja man! kendalanya itu terdapat pada budget. biaya untuk tugas2. well, asal tahu aja ya, nene gue itu selalu ngasih ongkos yang pas-pasan untuk gue. di tengah kepaspasan itu gue harus ngirit pula. bagaimana caranya coba? ya, gue udah mencoba mengurangi dengan tidak jajan di kampus dan bawa bekal dari rumah. jadi, ongkos gue itu cuma terpakai untuk parkir dan bensin doang. sisa ongkos itu pun gue kumpulin. untuk keperluan tugas kampus. tapi, tetep aja,. tugas kampus gue itu segambreng, otomatis duit yang diperluin itu banyak juga. mau gak mau, akhrinya duit yang gue kumpulin itu tetep kepake. untung dah kalo nyisa, nah kalo kaga? cukup gigit jari aja dah gue...
padahal gue juga udah mencoba mencari kerjaan part-time, tapi kenapa gak dapet2 ya? gue udah mulai naro sampai nitip lamaran, tapi tetep aja gak dapat. padahal, niat gue kerja itu karena gue yakin kalau gue kerja, budget yang bengkak itu bisa mengecil dan otomatis gue pun jadi bisa gak bergantung sama nenek gue lagi. di satu sisi, syukur2 gue bisa memberi nene gue uang saku yah walaupun jumlahnya msih sedikit. tapi, Allah tuh masih ngetes gue :"") bisa gak nih hambaNya yang satu ini lolos melewati ujianNya? :)
huh, untuk kuliah, itu sih kendala yang gue alamin selama ini... duit and duit.....
yah, gue yakin ke depannya kendala ini akan menghilang dengan usaha dan kegigihan gue. FIGHTING!!!!!
intinya, tetep semangat ya Na kuliahnya!!! jangan lama2 dapetin gelar S.S. di belakang nama lo!
inget target lo!! maksimal 3 tahun lewat 8 bulan!!!!! RATNA FIGHTING!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Label:
2015,
About Author,
Broken,
Chance in Life,
Colleges,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Minded Words,
Mixed,
True Story,
What Matter
Selasa, 17 Maret 2015
The Story Begin
Tersiksa. Kutersiksa karena harus
pindah kelas ke gedung sementara yang lebih jauh jaraknya dari rumah. Huhu. Kumerana karena uang bensin yang membengkak dan uang jajan yang menipis. Oh sedihnya nasibku. Perjuangan meraih gelar sarjana di belakang nama masih setitik, sejuta langkah masih kuraba, oh tidak oh iya. Semangattttttt!!!
Kamis, 19 Februari 2015
Sybil 16 Kepribadian, Psikolinguistik, hingga Alterego.
waktu itu saya pernah ngepost fanfiction dengan genre pyschologist di KSF.hehe iya sekarang saya jadi seorang author loh, tepok tangannya mana. hahahha T_T dan di ff itu saya mengangkat isu oedipus complex. lalu muncul komentar kak dina yang paling nyentrik menurut saya karena isi komentarnya itu bener2 kaya modul dan sukar dimengerti untuk sekali baca. alias perlu berkali-kali dibaca. kak dina komentarin ff saya itu lengkap dengan beberapa penjelasan medis apa itu penyebab oedipus complex. berikut adalah transkrip*ceilaah dikata penyidik KPK kali ah* komentar saya dnegan Dina Unnie, salah satu author di KSF tentang segala hal yang berbau Psikiatri.
Label:
About Author,
Chance in Life,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Linguistics,
Minded Words,
Mixed,
True Story,
What Matter
Rabu, 11 Februari 2015
Penyakit Akut Jakarta, Banjir Kronis, Apa Obatnya? oleh Ratna W. Kameshwara S. (@xianara)
Penyakit Akut Jakarta, Banjir Kronis, Apa Obatnya?
oleh Ratna W. Kameshwara S. (@xianara)
yeah kali saya balik lagi nih, bukan untuk ngeshare tugas seperti biasanya melainkan beraspirasi(?) ceilah.ahahaha. jadi gini, setelah saya menonton wawancara langsung dengan bapak wagub DKI di kompas tv yang membahas bencana banjir kronis di jakarta (duh serem ye. banjir kronis. ckck, udah kaya batuk aja.haha.) saya berinisiatif untuk mencurahkan opini saya dnegan sebebas-bebasnya di blog yang unseen ini.haha
well, harap dicatat. aspirasi yang akan saya keluarkan ini mayoritas menggunakan bahasa tidak baku / non formal / bahkan slang (bahasa gaul..) jadi harap maklum ya kalau tata bahasanya terlihat acak. cos, yeah, saya tak ingin berbelit-belit soalnya.hehe. cekidot.
dalam wawancara itu Bapak Djarot Syaiful Hidayat nggak cuma menjawab pertanyaan dari reporter kompas tv itu. Beliau juga menanggapi beberapa komentar warga jakarta via sosmed. nah, menurut saya pribadi nih ada beberapa komentar atau pertanyaan yang mubazir. alias ga perlu juga kali dilempar ke pak wagub untuk dijawab.muehehe.
well, menurut saya pribadi ya, dengan bertanya pertanyaan yang menurut saya pribadi nggak penting gitu (mayoritas pertanyaannya bisa dijawab sendiri tanpa harus bertanya ke pak wagub)
kaya,
kenapa curah hujan yang turun di jakarta itu deras banget, sampai menyebabkan genangan air setinggi 20-30 cm? perasaan dulu gak kaya gini.
Hello masbro! lo pikir pak wagub itu pawang hujan :D? hahaha... see? apakah komentar kaya gitu perlu ya sampai ke telinga pak wagub?
seharusnya sebagai seorang warga jakarta yang ingin kotanya terlihat baik dan tertata rapi kita semua tuh harusnya juga ikut menjaga. tunjukkan aksi nyata sajalah. nggak perlu deh bercicit ria di sosmed soal kekurangan pemprov dalam menangani banjir. p.s.: saya sekarang bukan warga jakarta lagi tapi warga depok -_,-
sepertinya hal-hal kecil macam membuang sampah pada tempatnya itu masih menjadi momok menakutkan.lho? kok menakutkan. ya, habisnya masih banyak segelintir oknum yang tak bertanggung jawab masih suka membuang sampah sembarangan. buang sampah pada tempatnya kesannya menakutkan banget gitu. sampai-sampai sulit dilakukan.
menjaga kebersihan lingkungan sendiri juga masih belum terlihat secara merata. hanya sebagian kecil saja warga di lingkungan rukun tetangga dan warga saja. sisanya, masih bersikap apatis.
nah itu kalau dari warganya.kalau kita lihat dari pemerintah dalam jangka pendek pemprov DKI mempunyai dua agenda yakni, normalisasi waduk / setu dan penambahan waduk atau setu.
nah pemprov sendiri kan rencananya akan menambah waduk di jakarta. kalau melihat realitas, waduk di jakarta itu sudah buanyak sekali. ada 44 buah termasuk waduk dengan setu. namun, mayoritas waduk tersebut sudah beralih fungsi. ada yang menjadi lahan pemukiman warga, menjadi lahan untuk dibangun kantor, dsb. bahkan ada juga yang sudah tidak berfungsi lagi.
nah, menurut pakar, rencana pemerintah untuk penambahan waduk / setu itu sia-sia. kenapa? 44 waduk yang ada saja masih belum selesai kan normalisasinya? dari 44 itu hanya 2 waduk yang baru dinormalisasi. sisanya, yah silahkan tebak-tebak berhadiah sendiri :D
satu lagi pesan untuk pemprov. coba lakukan lagi sosialisasi agenda pemprov dalam mengatasi banjir terhadap warga dki secara luas dan merata. saya sering mendengar para warga tersebut beralasan kurang sosialisasi dari rencana pemerintah dalam mengatasi banjir yang bersifat akut ini di ibukota. nah, kalau sudah dijelaskan oleh pemprov dengan sejelas-jelasnya tetapi ada saja warga yang masih belum mudeng atau ndableg juga, yah kita cuma bisa menghela napas sambil beristighfar sajalah. hahaha :D
terakhir, sebelum opini receh ini saya akhiri, marilah kita semua (nggak cuma warga jakarta, tetapi seluruh warga yang jugaa bekerja di jakarta!) menjaga lingkungan bersama. gak usahlah berharap terlalu muluk, see? stop wishing start doing!
dan, tetap dukung pemerintah untuk mensejahterakan warga DKI Jakarta!
mantan warga DKI Jakarta,
xianara.
Jumat, 07 November 2014
You Often Find This In Your Reality, NOWADAYS
hujan hujan di sabtu siang menjelang sore yang datangnya dadakan buat gue harus ngedon di sevel cipete. sialnya karena gue ga bawa jas ujan. sebenernya ga sial sih, bodohnya gue itu.
nah jadinya lah gue disini, ditemani gelas-gelas kopi kosong dan botol air mineral yang terisi setengahnya, sendirian pula, menunggu hujan reda(?)
nah jadinya lah gue disini, ditemani gelas-gelas kopi kosong dan botol air mineral yang terisi setengahnya, sendirian pula, menunggu hujan reda(?)
Jumat, 31 Oktober 2014
Random Post
selamat siang........
*ga ada yang jawab juga sih*
well, hari ini hari sabtu tanggal 1 november 2014. bulan november, bulan ke-11, 1 bulan menjelang akhir tahun.
fiuhh, ga kerasa 2014 udah mau abis.sementara gue masih gini2 aja.haha. jujur, gue pun merasa gue ini ga ngalamin perubahan yang besar banget, semuanya berjalan biasa biasa aja.. kecuali torturan nene gue yang makin menjadi,haha.
*ga ada yang jawab juga sih*
well, hari ini hari sabtu tanggal 1 november 2014. bulan november, bulan ke-11, 1 bulan menjelang akhir tahun.
fiuhh, ga kerasa 2014 udah mau abis.sementara gue masih gini2 aja.haha. jujur, gue pun merasa gue ini ga ngalamin perubahan yang besar banget, semuanya berjalan biasa biasa aja.. kecuali torturan nene gue yang makin menjadi,haha.
Label:
2014,
About Author,
Broken,
Chance in Life,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Minded Words,
Mixed,
True Story,
What Matter
Kamis, 23 Oktober 2014
Jangan Kasihani Aku
Jangan Kasihani Aku
Kasih aku
benci
Limpahi aku
caci maki
Jangan
tinggal di sampingku
Penuhi
takdir, lepaskan jiwaku
Hantami aku
batu
Kuliti
setitik dusta
Pinta semua
pintu
Menuju kawah
cinta
Label:
2014,
About Author,
Broken,
Chance in Life,
Colleges,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Literatures,
LOVESICKS,
New Entry,
Poetry,
True Story
Kamis, 25 September 2014
Kangen by Rendra
K A N G E N
Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti akan segala lukaku
kerna cinta telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api
Label:
2014,
About You,
Broken,
False Hope,
Flashback,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
LOVESICKS,
Minded Words,
Mixed,
True Story,
What Matter
Selasa, 23 September 2014
50 Shades of The Longing Shadow
The truth in my life was running free, but time to find it never fades away. so, here i am, with open lungs, ready steps, catching the truth whoose been longing to be found. no truth without sacrifice. no succeed without failure. keep moving on even when they say stop it already.it means you should run further and faster! -xianara
Label:
2014,
About Author,
Broken,
Chance in Life,
Flashback,
Just Inspiring,
Just Writting,
Life goes by,
Life's Chains,
Minded Words,
Mixed,
New Entry,
True Story,
What Matter
Senin, 22 September 2014
Too Much Vodca in Your Glass
dont let life taught you about their ways surrounding ur lives unless YOU GIVE A LIFE A DAMN. let they know as if breathing per second needs strength to shine the galaxy like a sun. prove the world that you've been through all the things that might be taking ur breath for all life. you changed negatives into positives. you might know things would have been too convoluted to be understandable but to you. but you still fought for your own lives.
Rabu, 02 Januari 2013
Related Everythings.
sebagai kaum hawa gue merasa tidak sempurna. pada dasarnya ketidaksepurnaan yang gue miliki itu wajar. seperti :
tidak *ehem* cantik. kuno soal penampilan. dan ga jago jago amat olahraga.
apalagi dengan didukung oleh kadar cuek gue yang tinggi makin tidak sempurnalah dir i gue. jujur gue emang cuek soal penampilan. malahan ga terlalu mikirin. karena menurut gue, manusia kaya gue ngurusin hal2 kaya gitu malah ngabis ngabisin waktu gue aja. di sisi lain juga karena ada faktor SOULMATE. yup, gue ga punya soulmate, a.k.a. ga punya pacar jadi gue ga terlalu mikirin soal penampilan. even,mayoritas menganggap penampilan adalah segalanya. sometimes, gue malah bergidik ngeri kalau gue ngeliat kaum gue berlaku sewajarnya wanita, like make-up dressing with many cute dresses and many more. honestly, gue malah geli ngeliatnya. mungkin, itu terjadi karena mereka punya PACAR. sedangkan gue TIDAK. mereka rela DO ANYTHING FOR THEIR BOYS. tampil cantik. tampil wangi,dsb. yah mungkin itu efek dari Butanya cinta kali ya?
yah, sejujurnya dalam hal tersebut nene dan tante gue sudah turun tangan buat gue, namun apa daya tangan nyangsang dipager. gue tetep bersih teguh cuek terhadap diri gue sendiri. cause, there are many things that undone out there. so, i have to fix em' all.
nih ya, ini sih MENURUT GUE lho, kalau PENAMPILAN bukanlah segalanya. Masih ada atittude/sikap kita, kemampuan/kelebihan kita, maupun kekurangan kita sendiri. bukankah hal2 tersebut jauh lebih terasa berguna dan LEBIH SANGAT PENTING di bandingkan sebuah penampilan? coba bayangkan kalau ada manusia yang sangat rapi,bersih.wangi,dan lumayan cakep tapi kalau sikap-nya tercela, dan ga bisa memanfaatkan kemampuan yang ada, apa ada manfaatnya?
so, dari sekarang mari kita mulai sama-sama lebih memperhatikan hal-hal kecil yang tak jarang kita temui namun tersisihkan. gue juga sangat berharap gue bisa BERUBAH jadi pribadi yang lebih baik. gue ngga menyalahkan diri gue karena gue cuek,tapi karena gue seorang single yang biasa-biasa saja (ˇ_ˇ")
hahahaha *bentuk ketawa dalam suku kata*
lebih memanfaatkan kelebihan kita menjadi kekuatan kita sendiri serta membuat kekurangan kita menjadi suatu kelebihan kita sendiri tanpa harus menutupi kekurangan kita sendiri, jauh lebih berguna bagi masyarakat luas, why not?
so, let's make them happen!
beauty didn't exist in your face if your heart wasn't beauty at all!
(*this post was obviously dedicated for you. i proved you that i could write some good and better! i make it worth!*)
tidak *ehem* cantik. kuno soal penampilan. dan ga jago jago amat olahraga.
apalagi dengan didukung oleh kadar cuek gue yang tinggi makin tidak sempurnalah dir i gue. jujur gue emang cuek soal penampilan. malahan ga terlalu mikirin. karena menurut gue, manusia kaya gue ngurusin hal2 kaya gitu malah ngabis ngabisin waktu gue aja. di sisi lain juga karena ada faktor SOULMATE. yup, gue ga punya soulmate, a.k.a. ga punya pacar jadi gue ga terlalu mikirin soal penampilan. even,mayoritas menganggap penampilan adalah segalanya. sometimes, gue malah bergidik ngeri kalau gue ngeliat kaum gue berlaku sewajarnya wanita, like make-up dressing with many cute dresses and many more. honestly, gue malah geli ngeliatnya. mungkin, itu terjadi karena mereka punya PACAR. sedangkan gue TIDAK. mereka rela DO ANYTHING FOR THEIR BOYS. tampil cantik. tampil wangi,dsb. yah mungkin itu efek dari Butanya cinta kali ya?
yah, sejujurnya dalam hal tersebut nene dan tante gue sudah turun tangan buat gue, namun apa daya tangan nyangsang dipager. gue tetep bersih teguh cuek terhadap diri gue sendiri. cause, there are many things that undone out there. so, i have to fix em' all.
nih ya, ini sih MENURUT GUE lho, kalau PENAMPILAN bukanlah segalanya. Masih ada atittude/sikap kita, kemampuan/kelebihan kita, maupun kekurangan kita sendiri. bukankah hal2 tersebut jauh lebih terasa berguna dan LEBIH SANGAT PENTING di bandingkan sebuah penampilan? coba bayangkan kalau ada manusia yang sangat rapi,bersih.wangi,dan lumayan cakep tapi kalau sikap-nya tercela, dan ga bisa memanfaatkan kemampuan yang ada, apa ada manfaatnya?
so, dari sekarang mari kita mulai sama-sama lebih memperhatikan hal-hal kecil yang tak jarang kita temui namun tersisihkan. gue juga sangat berharap gue bisa BERUBAH jadi pribadi yang lebih baik. gue ngga menyalahkan diri gue karena gue cuek,tapi karena gue seorang single yang biasa-biasa saja (ˇ_ˇ")
hahahaha *bentuk ketawa dalam suku kata*
lebih memanfaatkan kelebihan kita menjadi kekuatan kita sendiri serta membuat kekurangan kita menjadi suatu kelebihan kita sendiri tanpa harus menutupi kekurangan kita sendiri, jauh lebih berguna bagi masyarakat luas, why not?
so, let's make them happen!
beauty didn't exist in your face if your heart wasn't beauty at all!
(*this post was obviously dedicated for you. i proved you that i could write some good and better! i make it worth!*)
Langganan:
Postingan (Atom)

