Sabtu, 28 Februari 2015

KHS Semester 1

kabar gembira untuk kita semua KHS kini hadir dengan ekstraknya!
yaa! setelah berminggu-minggu kumenunggu kehadiran nilai di kolom KHS, akhirnya nilai semuanya pada turun! YEHEY OHORAY!!!!
hasilnya sebenarnya cukup memuaskan #tho i wasnt giving my best for this but still i was alhamdulillah!!# nilainya sih cukup bagus tetapi gue tetep merasa bahwa nilai gue ini terlampau rendah dibanding dengan newtonwan-newtonwati di kelas T_T 
okay langsung saja cekidott!



Kamis, 19 Februari 2015

Sybil 16 Kepribadian, Psikolinguistik, hingga Alterego.

waktu itu saya pernah ngepost fanfiction dengan genre pyschologist di KSF.hehe iya sekarang saya jadi seorang author loh, tepok tangannya mana. hahahha T_T dan di ff itu saya mengangkat isu oedipus complex. lalu muncul komentar kak dina yang paling nyentrik menurut saya karena isi komentarnya itu bener2 kaya modul dan sukar dimengerti untuk sekali baca. alias perlu berkali-kali dibaca. kak dina komentarin ff saya itu lengkap dengan beberapa penjelasan medis apa itu penyebab oedipus complex. berikut adalah transkrip*ceilaah dikata penyidik KPK kali ah* komentar saya dnegan Dina Unnie, salah satu author di KSF tentang segala hal yang berbau Psikiatri.

Begal, Dandan Ala Cowok, dan Doa

ih parah. tingkat kriminalitas makin ke sini makin tinggi aja masa T_T
dimulai dari aksi begal yang marak banget di depok, aksi pencurian motor, dsb. duh gue sebagai warga baru depok aja udah parno dan ketar-ketir duluan.
kenapa ya tingkat kriminalitas itu malah makin tinggi?
kenapa?
kenapa?
kalau kata bang napi kejahatan itu ada karena ada kesempatan.
berarti makin ke sini kesempatan untuk berbuat kriminal itu makin besar?

hm, kalau menurut gue bisa jadi sih.. begal yang lagi santer banget di depok itu kebanyakan korbannya adalah wanita or cewek. yak iya sih, pikir pake logika deh. cewek gitu? terakhir begal itu udah sampai di telaga golf waktunya pas malem. korbannya cewek yang baru pulang kerja mungkin. dan lokasi kejadiannya itu adalah dekat rumah gue T_T
mendengar kabar itu gue langsung jiper coy. berhubung gue adalah seorang pribadi yang parno, saat itu kan gue mau ke kampus buat bayaran, gue sampe minta dianterin sama orang rumah. padahal itu masih siang. iya, masih siang. ck, kan udah gue bilang sebelumnya gue ini orangnya parno tingkat dewa abis.

setelah mendengar aksi kriminalitas di atas gue pun langsung pasang antibodi tak kasat mata di sekitar gue, yup, sekarang gue jadi lebih waspada. dibilang lebay juga boleh sih.
gue kan ke kampus naik motor yah dan gue pun dalam berkendara jadi lebih waspada. gue jadi lebih sering tengok spion sambil ngawasin orang-orang yang mencurigakan di belakang motor gue. mata gue juga aktif lihat ke depan. mencari orang-orang yang menurut gue mencurigakan.

dalam berkendara khususnya naik motor gue pun gak pernah absen untuk memakai jaket. meskipun gue pakai sweter dengan didouble kemeja gue tetep pakai jaket. kenapa? untuk menghindari peluang gue dikenali sebagai seorang cewek gue pun berdandan layaknya cowok. yap, jadi gue kalau ke kampus kan naik motor dan gue tuh di rumah sebelum berangkat bukannya sibuk berdandan secara harfiah melainkan berdandan layaknya cowok.
untungnya perkakas pendukung gue pun banyak.
sepatu gue mayoritas sneakers yang cowok abis. tas? yaelah, tas gue ransel dan snapbag semua yang maskulin abis. tampang gue kalau ditaro masker yang ngeliatin mata doang udah kaya cowok abis,

berdandan layaknya cowok saat berkendara itu salah satu tips ampuh gue.

terakhir, entah itu saat gue mau berangkat, di tengah perjalanan, ataupun sampai tujuan, gue selalu berdoa.
di tengah perjalanan gue selalu berdzikir dalam hati sambil fokus nyetir. yah intinya sih ya jangan pernah melupakan Allah di mana dan ke mana pun elo berada. coba deh selalu sertai Allah di setiap langkah yang elo rajut. insya allah everything will be well...

duh kenapa nih postingan jadi ngalur ngidul begini? ya sudah lah T_T

semoga bermanfaat(?)*kayanya manfaatnya sedikit deh nih.* *eh kaya ada yang baca selain guea jah T_T*

Kejahatan itu ada kalau lo mikir itu emang ada. Jadi, selalu, waspadalah! Waspadalah!!

Rabu, 11 Februari 2015

Penyakit Akut Jakarta, Banjir Kronis, Apa Obatnya? oleh Ratna W. Kameshwara S. (@xianara)

Penyakit Akut Jakarta, Banjir Kronis, Apa Obatnya?
oleh Ratna W. Kameshwara S. (@xianara)


tes 1 2 3.

yeah kali saya balik lagi nih, bukan untuk ngeshare tugas seperti biasanya melainkan beraspirasi(?) ceilah.ahahaha. jadi gini, setelah saya menonton wawancara langsung dengan bapak wagub DKI di kompas tv yang membahas bencana banjir kronis di jakarta (duh serem ye. banjir kronis. ckck, udah kaya batuk aja.haha.) saya berinisiatif untuk mencurahkan opini saya dnegan sebebas-bebasnya di blog yang unseen ini.haha

well, harap dicatat. aspirasi yang akan saya keluarkan ini mayoritas menggunakan bahasa tidak baku / non formal / bahkan slang (bahasa gaul..) jadi harap maklum ya kalau tata bahasanya terlihat acak. cos, yeah, saya tak ingin berbelit-belit soalnya.hehe. cekidot.

dalam wawancara itu Bapak Djarot Syaiful Hidayat nggak cuma menjawab pertanyaan dari reporter kompas tv itu. Beliau juga menanggapi beberapa komentar warga jakarta via sosmed. nah, menurut saya pribadi nih ada beberapa komentar atau pertanyaan yang mubazir. alias ga perlu juga kali dilempar ke pak wagub untuk dijawab.muehehe.

well, menurut saya pribadi ya, dengan bertanya pertanyaan yang menurut saya pribadi nggak penting gitu (mayoritas pertanyaannya bisa dijawab sendiri tanpa harus bertanya ke pak wagub)
kaya,
kenapa curah hujan yang turun di jakarta itu deras banget, sampai menyebabkan genangan air setinggi 20-30 cm? perasaan dulu gak kaya gini.

Hello masbro! lo pikir pak wagub itu pawang hujan :D? hahaha... see? apakah komentar kaya gitu perlu ya sampai ke telinga pak wagub?

seharusnya sebagai seorang warga jakarta yang ingin kotanya terlihat baik dan tertata rapi kita semua tuh harusnya juga ikut menjaga. tunjukkan aksi nyata sajalah. nggak perlu deh bercicit ria di sosmed soal kekurangan pemprov dalam menangani banjir. p.s.: saya sekarang bukan warga jakarta lagi tapi warga depok -_,-

sepertinya hal-hal kecil macam membuang sampah pada tempatnya itu masih menjadi momok menakutkan.lho? kok menakutkan. ya, habisnya masih banyak segelintir oknum yang tak bertanggung jawab masih suka membuang sampah sembarangan. buang sampah pada tempatnya kesannya menakutkan banget gitu. sampai-sampai sulit dilakukan.

menjaga kebersihan lingkungan sendiri juga masih belum terlihat secara merata. hanya sebagian kecil saja warga di lingkungan rukun tetangga dan warga saja. sisanya, masih bersikap apatis.

nah itu kalau dari warganya.kalau kita lihat dari pemerintah dalam jangka pendek pemprov DKI mempunyai dua agenda yakni, normalisasi waduk / setu dan penambahan waduk atau setu.

nah pemprov sendiri kan rencananya akan menambah waduk di jakarta. kalau melihat realitas, waduk di jakarta itu sudah buanyak sekali. ada 44 buah termasuk waduk dengan setu. namun, mayoritas waduk tersebut sudah beralih fungsi. ada yang menjadi lahan pemukiman warga, menjadi lahan untuk dibangun kantor, dsb. bahkan ada juga yang sudah tidak berfungsi lagi.

nah, menurut pakar, rencana pemerintah untuk penambahan waduk / setu itu sia-sia. kenapa? 44 waduk yang ada saja masih belum selesai kan normalisasinya? dari 44 itu hanya 2 waduk yang baru dinormalisasi. sisanya, yah silahkan tebak-tebak berhadiah sendiri :D

satu lagi pesan untuk pemprov. coba lakukan lagi sosialisasi agenda pemprov dalam mengatasi banjir terhadap warga dki secara luas dan merata. saya sering mendengar para warga tersebut beralasan kurang sosialisasi dari rencana pemerintah dalam mengatasi banjir yang bersifat akut ini di ibukota. nah, kalau sudah dijelaskan oleh pemprov dengan sejelas-jelasnya tetapi ada saja warga yang masih belum mudeng atau ndableg juga, yah kita cuma bisa menghela napas sambil beristighfar sajalah. hahaha :D

terakhir, sebelum opini receh ini saya akhiri, marilah kita semua (nggak cuma warga jakarta, tetapi seluruh warga yang jugaa bekerja di jakarta!) menjaga lingkungan bersama. gak usahlah berharap terlalu muluk, see? stop wishing start doing!
dan, tetap dukung pemerintah untuk mensejahterakan warga DKI Jakarta!

mantan warga DKI Jakarta,

xianara.

Rabu, 04 Februari 2015

Kajian Puisi dalam Antologi Puisi Tirani dan Benteng karya Taufik Ismail

menjelang UAS dosen gemar menghadiahi para mahasiswa/inya dnegan tugas. nah, untuk matkul Pengantar Kajian Sastra juga begitu. hadeuh nih tuga bener2 bikin kepala gue amburadul isinya. sebulan gue ngerjain lima halaman doang.. payah bener. 
tapi bagusnya gue ini ga copast! bagus sih tapi lama bener cuy...

yasudah semoga ini bermanfaat sebagai referensi lah. cekidottt >>>


Kajian Puisi dalam Antologi Puisi Tirani dan Benteng karya Taufik Ismail 



Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu

‘Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi.’
1966

This Is Who I Am

untuk memenuhi syarat agar bisa mengikuti UAS Manusia dan Kebudayaan Indonesia, gue diperintahkan oleh bunda untuk buat cerpen. and tada! i made it! alhamdulillah ga butuh waktu lama. hehe... (sok banget kauuu)

cerpen ini berisi materi yang kelompok presentasi gue dapet untuk presentasi. Integrasi dan Unsur-unsur Kebudayaan. Semoga aja nyambung dah ya sama cerita yang gue buat.hehe

PERHATIAN!! Cerita ini murni buatan GUE SENDIRI!! No copast! 

semoga bermanfaat!